Dia yang telah jadi isi di tiap hampa
menjadi lukisan,....
menjadi tembang......
bahkan menjadi Maha Karya....
Dia terindah yang pernah singgah
mewarnai seluruh hari
pudarkan purnama jika dia merona
hambarkan madu jika dia merajuk
Dialah yang bernama CINTA..
Wanginya tetap di damba
walau duri-durinya acap membuat luka palung Jiwa.
Aku, kamu..
Tak ada satu pun mahluk yang dapat menerka datang-perginya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar